tata cara pengambilan baiat dan lokasi pusat kegiatan tarekat tijani ini di Indonesia
Berikut adalah penjelasan lebih mendalam mengenai cara bergabung (baiat) dan pusat kegiatan Tarekat Tijaniyah di Indonesia untuk tahun 2026:
1. Tata Cara Pengambilan Baiat
Untuk menjadi anggota (ikhwan) Tarekat Tijaniyah, seseorang harus melalui proses Baiat atau Talqin yang diberikan oleh seorang Muqaddam (wakil resmi yang memiliki izin untuk membaiat).
- Syarat Utama: Calon anggota harus memiliki niat yang benar (qashd shahih), berjanji menjaga salat lima waktu, dan berkomitmen untuk tidak mengambil wirid dari tarekat lain setelah masuk Tijaniyah.
- Proses Baiat: Dilakukan secara tatap muka antara Muqaddam dan calon murid. Muqaddam akan menuntun pembacaan syahadat, istighfar, dan memberikan izin (ijazah) untuk mengamalkan wirid pokok (Lazimah, Wazhifah, dan Hailalah).
- Tanpa Mursyid: Uniknya, Tijaniyah tidak menggunakan istilah Mursyid manusia yang masih hidup sebagai pusat spiritual tertinggi, karena Syekh Ahmad al-Tijani diyakini sebagai satu-satunya guru besar yang menerima ajaran langsung dari Nabi Muhammad SAW.
2. Pusat Kegiatan dan Lokasi Penting
Di Indonesia, kegiatan utama dipusatkan di tempat yang disebut Zawiyah (tempat berkumpul untuk berzikir). Berikut adalah beberapa lokasi yang menjadi basis besar di tahun 2026:
- Jawa Barat:
- Pesantren Buntet (Cirebon): Salah satu pusat tertua dan paling berpengaruh bagi perkembangan Tijaniyah di Jawa.
- Garut: Sering menjadi tuan rumah acara besar nasional.
- Jawa Timur:
- Probolinggo: Berpusat di Blado Wetan, Banyuanyar, yang dikenal sebagai salah satu titik perkembangan terkuat di Jawa Timur.
- Mojokerto & Kediri: Terdapat Zawiyah Tijaniyah di Ngepung, Mojokerto dan Zawiyah Al-Hady di Kediri yang aktif dengan jamaah kaum muda.
- Kalimantan Selatan: Banjarmasin merupakan basis besar lainnya di luar Jawa dengan komunitas pengamal yang sangat luas.
3. Agenda Besar: Idul Khotmi
Peristiwa paling penting bagi jamaah Tijaniyah di Indonesia adalah Idul Khotmi Nasional. Ini merupakan pertemuan akbar tahunan untuk merayakan hari pengangkatan Syekh Ahmad al-Tijani sebagai Wali Khatm (Penutup para Wali). Acara ini biasanya dihadiri ribuan hingga jutaan jamaah dari berbagai daerah untuk melakukan zikir akbar dan mempererat silaturahmi.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai jadwal zikir mingguan (Hailalah) atau lokasi muqaddam terdekat, Anda bisa menghubungi Jam’iyyah Ahlith Thoriqoh al-Mu’tabaroh an-Nahdliyyah (JATMAN).

Komentar