Manaqib Al-Busyro, Apa sih Artinya? Berikut Maknanya
Manaqib Al-Busyro adalah sebuah karya literatur Islam berbentuk manaqib (biografi atau kisah kemuliaan) yang dikarang oleh Sayyid Muhammad bin Alawi al-Maliki al-Hasani.
Berikut adalah arti dan makna dari kitab tersebut:
1. Arti Secara Bahasa
- Manaqib: Secara bahasa berarti kisah tentang kebaikan, karakter terpuji, atau kekeramatan para wali dan orang-orang saleh.
- Al-Busyro: Berasal dari bahasa Arab yang berarti "Kabar Gembira".
- Secara utuh: Judul lengkapnya adalah Al-Busyro fi Manaqib as-Sayyidah Khadijah al-Kubra, yang berarti kabar gembira dalam kisah-kisah kemuliaan Sayyidah Khadijah.
2. Makna dan Isi
Kitab ini secara khusus membahas riwayat hidup, kemuliaan, dan teladan dari Sayyidah Khadijah al-Kubra, istri pertama Nabi Muhammad SAW. Makna mendalam dari pembacaan Al-Busyro meliputi:
- Meneladani Akhlak: Sebagai sumber inspirasi bagi umat Islam, khususnya kaum perempuan, dalam aspek kesetiaan, ketaatan, dan pengorbanan di jalan Allah.
- Aktualisasi Diri: Menyoroti peran Sayyidah Khadijah sebagai perempuan pekerja yang sukses namun tetap religius dan mendukung penuh dakwah Islam.
- Wasilah dan Berkah: Dalam tradisi pesantren atau majelis taklim, membacanya dianggap sebagai sarana untuk mendapatkan keberkahan dan syafaat melalui kecintaan kepada keluarga Nabi.
3. Penggunaan Tradisi
Pembacaan manaqib ini sering dilakukan dalam acara-acara keagamaan seperti peringatan wafatnya (haul) Sayyidah Khadijah (biasanya pada 11 Ramadhan) atau sebagai rutinitas di majelis zikir untuk memohon kelancaran hajat melalui tawasul kepada orang saleh.

Komentar